Samudra Ilmu Agama Islam

Islam Rahmatan Lil 'Alamin

CIRI-CIRI AHLUS SUNNAH

Posted by Administrator pada 3 Desember 2008

Salah satu ciri ahlus sunnah adalah kecintaan mereka terhadap para imam sunnah dan ulamanya, para penolong dan para walinya. Dan mereka membenci tokoh-tokoh ahli bid’ah yang mereka itu mengajak kepada jalan menuju neraka dan menggiring pengikutnya menuju kehancuran. Allah telah menghiasi dan menyinari ahlus sunnah dengan kecintaan mereka kepada ulama-ulama ahlus sunnah, sebagai karunia dan keutamaan dari Allah ta’ala. 

 

Ahlus sunnah juga sepakat untuk merendahkan ahli bid’ah, menghinakan mereka, menjauhi dan memboikot mereka serta menghindari untuk bersahabat dengan mereka.

 

Janganlah kamu tertipu oleh banyaknya ahli bid’ah, karena banyaknya jumlah ahli bid’ah dan sedikitnya ahlus sunnah merupakan tanda dekatnya hari kiamat, sebagaiman sabda Nabi:

“Sesungguhnya termasuk diantara tanda-tanda dekatnya hari kiamat yaitu sedikitnya ilmu dan menyebarluasnya kebodohan (dalam agama)” HR. Bukhari, Muslim dan lainnya 

 

Ilmu itu sendiri merupakan sunnah dan kebodohan itu sendiri merupakan bid’ah.

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Iman itu akan mendekam di Madinah seperti ular yang mendekam dalam lubangnya”. HR. Bukhari, Muslim dan lainnya 

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah datang hari kiamat, sampai tidak terdengar lagi di muka bumi ini orang yang menyebut nama Allah, Allah, Allah  Dalam riwayat lain disebutkan lailaha illallah”. HR. Bukhari, Muslim dan lainnya

 

Siapa yang pada hari ini berpegang teguh dengan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, melaksanakannya, istiqamah diatasnya serta mendakwahkannya, ia akan mendapatkan pahala yang lebih banyak dibandingkan dengan yang mengamalkan diawal munculnya Islam, sebagaimana sabda Nabi :”Sesungguhnya dibelakang hari nanti akan datang hari-hari yang penuh kesabaran. Orang yang berpegang teguh dengan apa yang kalian pegang teguh akan mendapat 50 kali pahala yang kalian peroleh”. Beliau ditanya (oleh sahabat) : “Mungkin 50 kali pahala diantara mereka”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Bahkan 50 kali pahala kalian”. HR. Ibnu Nashar dalam As-Sunnah dengan sanad shahih

 

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengatakan demikian bagi orang yang mengamalkan sunnah dimana pada masanya umat sudah rusak.

                                                 

Ibnu Syihab Az-Zuhri mengatakan: “Mengajarkan sunnah itu lebih utama daripada ibadah selama 200 tahun”. 

 

Suatu ketika Abu Muawiyah yang buta berbicara dengan Harun Ar-Rasyid, maka ia menyampaikan hadits: “Suatu saat Nabi Adam dan Musa ‘alaihima sallam berdebat tiba-tiba Ali bin Ja’far menyela: “Bagaimana mungkin itu bisa terjadi, masa kehidupan Nabi Adam dan Nabi Musa kan berbeda masa yang lama”. Lalu khalifah Harun Ar-Rasyid menghardiknya: “Dia menceritakan kepadamu  hadits dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu kamu membantah dengan bagaimana mungkin?” Beliau terus mengulang-ulangi, sampai Ali bin Ja’far terdiam”. 

 

Abu Utsman berkata: “Demikianlah seharusnya seseorang dalam mengagungkan hadits-hadits Nabi, menerimanya dengan sepenuh penerimaan, kepasrahan dan mengimaninya. Membantah orang yang menempuh jalan selain ini, sebagaimana yang dilakukan oleh Harun Ar-Rasyid -rahimahullah- terhadap orang yang berani membantah hadits dengan mengatakan: “Bagaimana mungkin?” yang tujuannya adalah membantah dan mengingkarinya. Padahal seharusnya ia menerima semua yang diberitakan oleh Nabi.

 

Semoga Allah menjadikan kita termasuk diantara mereka yang ketika mendengar hadits kemudian mengikutinya. Berpegang teguh sepanjang hidup dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta menghindari hawa nafsu yang menyesatkan, pendapat-pendapat yang sesat dan berbagai kejahatan yang menghinakan dengan karunia dan keutamaan dari Allah ta’ala. 

 

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad, keluarganya serta para sahabat ridhwanullahu ‘Alaihi ajma’in.

5 Tanggapan to “CIRI-CIRI AHLUS SUNNAH”

  1. azan said

    Ciri2 ahlussunnah itu:

    1. Menghidupkan Sunnah, tidak terkesan dgn zaman
    2. Berjamaah
    3. Berdakwah ke seluruh alam
    4. Berakhlak mulia
    5. Cinta sesama muslim, tegas kepada kafir
    6. Taat kepada ulama’
    7. Tidak mudah membid’ahkan dan membenci perbedaan dalam islam
    dll

    wassalm

  2. satrio said

    anehnya, orang yg mengaku ahli sunnah wal jamaah dalam masa sekarang ini bertolak belakang , akhlak terhadap tetangga buruk, habis sholat langsung kabur (katanya dzikir bersama setelah sholat mengganggu orang, pdhl logikanya orang yg terusik dan terganggu dengan dzikir itu berarti hatinya sdh dikuasai syetan, gembar-gembor ahli hadist disunahkan dzikir setelah sholat, tapi dirinya sendiri jd pembangkang hadist)…masya Allah.

  3. Saleem said

    saya sepakat apa yg disampaikan sahabat satrio…
    dan yg paling tragis adalah suka mengkafirkan golongan yg lain yg tidak satu ide dgn merekan.

  4. toni said

    semoga kita selalu istiqomah dalam menjalan kan sunnah Nya, amiin
    dan cuma hanya mengaku sebagai ahlussunnah saja

  5. mudah mudahan hidup kita ada dalam ridho alloh dan ridho rosul kita ya …..,,,,,dan kita bisa mnjalankan smua perintahnya dan menjauhi laranganya,,,,,aaaaamiiiiiiiinnn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: