Samudra Ilmu Agama Islam

Islam Rahmatan Lil 'Alamin

Archive for the ‘Kisah Nyata Islami’ Category

Kisah-kisah Yang Menakjubkan di Afganistan

Posted by Administrator pada 28 Desember 2008

Berikut ini ana Kutipkan Beberapa Kisah-Kisah Ajaib tentang Pertolongan ALLOH di Bumi Suci Afganistan, yang diambil dari buku “Ayyaturahman fi jihadil afgan” karangan As Syahid Syeikh.Dr Abdullah Azzam rohimahulloh.
Yang mana Kisah-kisah ini dituturkan langsung dari medan pertempuran dan ditulis oleh beliau dengan memperhatikan secara serius jalur periwayatan yang benar dari orang-orang terpercaya yang mengalami langsung kejadian-kejadian ajaib ini (Karomah)….
Sebagaimana yang kita ketahui beliau (As syahid Dr.Abdullah Azzam) tidak menulis isi buku ini melainkan setelah beliau merasa mantap akan kebanrannya.
Bahkan syeikh Abdul Aziz bin Baaz berkata dalam Kata Pengantar buku ini :
“Ini adalah kabar gembira,sebaik-baik kabar gembira yang memberikan berita kemenangan kepada mereka (|Mujahidin), insya Allah!” Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Nyata Islami | Dengan kaitkata: | 15 Comments »

Ia Tinggalkan Nyayian Maka Allah Menggantikannya dengan Hidayah dan Iman

Posted by Administrator pada 4 Desember 2008

Negara-negara kafir pada umumnya, baik Barat maupun Timur hidup dalam kesengsaraan. Ya, demi Allah, itulah kenyataan mereka. Sebab hati yang merupakan raja anggota badan adalah asal-muasal kebahagiaan dan kenikmatan serta siksa dan kesengsaraan.

Jangan terkecoh dengan kenikmatan mereka. Memang, jasad mereka berada di Surga, tetapi hati mereka di Neraka. Inilah kenyataan yang ada!
Karena itu, orang kafir selalu hidup dalam kesempitan dan kesusahan. Allah berfirman:
“Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu maka sesungguhnya baginya adalah kehidupan yang sempit dan Kami kumpulkan mereka pada hari Kiamat dalam keadaan buta.”
Wahai hamba Allah, tahukah kamu apakah kesempitan hidup itu? Ia adalah siksaan dalam hati berupa kesedihan, kesesakan dan berakhir dengan bunuh diri. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Nyata Islami | Dengan kaitkata: | 6 Comments »

Janji Bertemu Di Surga

Posted by Administrator pada 4 Desember 2008

Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ bin Amr An-Nakha’i, ia berkata: “Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha’. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, ‘Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku’. Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, ‘Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu:

”Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar. (Yunus: 15).

Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.’

Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata: “Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertakwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.” Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan perasaan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan si pemuda itu seringkali berziarah ke kuburannya, dia menangis dan mendo’akannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya: “Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?”

Dia menjawab: “Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat menggiring menuju kebaikan”. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Nyata Islami | Dengan kaitkata: | 8 Comments »

Melemparkan Diri Agar Tidak jatuh Dalam dosa, Maka Allah Ganti dengan Kebaikan

Posted by Administrator pada 4 Desember 2008

Pada masa Bani Israil ada seorang pemuda yang ketampanannya tidak tertandingkan. Dia bekerja sebagai penjual keranjang dari pelepah kurma.

Pada suatu hari, saat dia berkeliling dengan membawa keranjang dagangannya, ada seorang wanita yang keluar dari rumah seorang raja Bani Israil. Demi melihatnya, si wanita dengan cepat masuk kembali ke dalam rumah untuk memberitahukan pada putri raja: “Di pintu tadi saya melihat seorang pemuda yang menjual keranjang, tak pernah saya melihat pemuda setampan dia.” Sang putri berkata: “Suruh dia masuk.” Si wanita tadi keluar dan mengajak masuk pemuda itu. Setelah dia masuk, pintu dikunci rapat.
Lalu datanglah sang putri menemuinya dengan wajah dan bagian lehernya terbuka.  Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Nyata Islami | Dengan kaitkata: | 5 Comments »

Karena Kejujuran, Cobaan Berubah Menjadi Nikmat

Posted by Administrator pada 4 Desember 2008

Dari Ibnu Syihab, dari Abdurrahman bin Abdullah bin Ka’ab bin Malik, diriwayatkan, bahwa Abdullah bin Ka’ab bin Malik dia adalah penuntun Ka’ab dari anak-anaknya saat Ka’ab menjadi buta berkata: “Saya mendengar Ka’ab bin Malik bercerita tentang kisahnya saat tidak ikut dalam perang Tabuk.

Ka’ab bercerita, ‘Saya tidak pernah absen dalam peperangan yang dipimpin oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kecuali perang Tabuk. Hanya saja, saya juga tidak ikut dalam perang Badar, tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menegur orang-orang yang absen saat itu. Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat itu hanya ke luar untuk mencegat kafilah onta yang membawa dagangan kaum Quraisy. Dan tanpa ada rencana sebelumnya, ternyata Allah Subhanahu wa Ta’ala memper-temukan kaum muslimin dengan musuh mereka. Tapi saya pernah ikut bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam (Baiatul) Aqabah, saat itu kami mengadakan janji setia terhadap Islam. Dan peristiwa ini lebih saya senangi ketimbang peristiwa perang Badar, walaupun perang Badar itu lebih sering dikenang oleh banyak orang!’ Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Nyata Islami | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.