Samudra Ilmu Agama Islam

Islam Rahmatan Lil 'Alamin

PENDAPAT AHLUS SUNNAH TENTANG KEBAIKAN DAN KEJELEKAN

Posted by Administrator pada 3 Desember 2008

Ahlus Sunnah bersaksi dan berkeyakinan bahwa kebaikan dan kejelekan, manfa’at dan mudarat (kejadian yang manis maupun yang pahit) semuanya dari takdir dan ketentuan Allah ta’ala, tidak ada yang mampu mencegahnya, menyimpangkan atau menjauhkannya. 

 

Seseorang tidak akan tertimpa suatu musibah melainkan apa yang telah ditakdirkan. Meskipun seluruh makhluk berusaha keras untuk menolong orang tersebut, akan tetapi  Allah menakdirkan untuk tertimpa musibah maka usaha tersebut tidak berhasil.

 

Demikian juga meskipun seluruh makhluk berusaha untuk mencelakakan dirinya akan tetapi orang tersebut tidak ditakdirkan celaka, maka usaha tersebut tidak akan berhasil, hal ini sebagaimana hadits dari Ibnu Abbas radiallahu’anhu. 

“Ketahuilah, bahwa seseungguhnya seandainya bersatu umat manusia untuk memberikan manfa’at padamu dengan sesuatu, niscaya tiadalah mereka dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang ditakdirkan Allah kepadamu, dan seandainya mereka bersatu untuk mencelakakan kamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan dapat mencelakakan kamu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah takdirkan kepadamu. Telah diangkat pena (untuk menulis takdir) dan telah kering lembaran-lembaran  itu (HR. Turmudzi dll dan dikatakan hasan shahih)

Yakni sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

 

 

 

Allah berfirman:

وَإِن يَمْسَسْكَ اللّهُ بِضُرٍّ فَلاَ كَاشِفَ لَهُ إِلاَّ هُوَ وَإِن يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلاَ رَآدَّ لِفَضْلِهِ

 

“Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya..”(Yuunus:107) 

 

Termasuk dari pemahaman dan manhaj Ahlus Sunnah -selain keyakinan mereka bahwa kebaikan dan kejelekan semuanya dari takdir Allah- mereka juga menetapkan bahwa tidak diperkenankan menyandarkan kepada Allah apa-apa yang berkesan negatif bila diucapkan secara terpisah. Tidak boleh dikatakan, misalnya: Allah itu pencipta monyet, babi, kumbang kelapa dan jangkrik, meskipun kita tahu tidak ada makhluk yang tidak diciptakan oleh Allah. Dalam hal ini terdapat hadits tentang do’a istiftah: “Sungguh Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau ya Allah, kebaikan seluruhnya di keduatangan-Mu dan kejelekan tidak disandarkan kepada-Mu”  HR Ahmad, Muslim dan lainnya

 

Maksudnya, wallahu a’lam, kejelekan tidak termasuk yang bisa disandarkan kepada Allah secara terpisah, seperti: “Wahai Pencipta keburukan, atau wahai yang menakdirkan kejelekan”. Meskipun benar bahwasanya Dia-lah yang menciptkan dan menakdirkan kejelekan tersebut.

                                         

Oleh karena itu Nabi Khidir ‘alaihis salam menyandarkan kehendak untuk merusak perahu kepada dirinya sendiri, seperti dikisahkan dalam Al-Qur’an:

 

“Adapun kapal itu kepunyaan orang-orang miskin yang bekerja di laut, dan aku hendak merusakkan kapal itu, karena dihadapan mereka ada seorang raja yang merampas tiap-tiap kapal. (Al-Kahfi:79)

 

Namun ketika beliau menyebutkan kebaikan, kebajikan, dan rahmat, beliau menyandarkan kehendaknya kepada Allah, Allah ta’ala berfirman:

 

 فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنزَهُمَا رَحْمَةً مِّن رَّبِّكَ

 

“..maka Rabbmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanan itu, sebagai rahmat dari Rabbmu..”(Al-Kahfi:82)

 

Allah juga memberitakan tentang diri Ibrahim ‘alaihis salam dalam firman-Nya:

 

 وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

 

“dan apabila aku sakit. Dialah Yang menyembuhkan aku, (Asy-Syu’ara:80)

 

Beliau menyandarkan sakit kepada dirinya sendiri dan menyandarkan kesembuhan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Meskipun keduanya datang dari Allah Yang Maha Mulia                                             

 

 

16 

17 Dikeluarkan oleh:Ahmad, Muslim dan lainnya

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 82 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: